Membangun Generasi Muda yang Berani Peduli dan Saling Melindungi

whatsapp image 2026 08 28 at 11.46.15

Pencegahan perkawinan anak usia di bawah 19 tahun dan kekerasan terhadap anak membutuhkan peran bersama, termasuk dari kalangan remaja sendiri. Karena itu, pengetahuan dan keberanian untuk saling mendukung menjadi hal yang sangat penting.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Cahaya Perempuan Bengkulu melaksanakan Pelatihan Konselor Sebaya bagi siswi SMP dan SMK di Kabupaten Kepahiang. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswi untuk belajar, berdiskusi, dan mengembangkan keterampilan dalam menjadi teman sebaya yang mampu mendengarkan, memberikan dukungan awal, mengenali situasi yang berisiko, serta membantu teman mendapatkan bantuan yang tepat dan aman.

Pelatihan ini juga bertujuan memperkuat peran remaja dalam pencegahan perkawinan anak bagi usia di bawah 19 tahun serta pencegahan kekerasan terhadap anak. Melalui konselor sebaya, diharapkan semakin banyak remaja yang berani berbicara, saling menjaga, dan mengetahui ke mana harus mencari pertolongan ketika menghadapi persoalan.

Dalam proses diskusi, para peserta juga menyampaikan pengalaman mereka melihat  mengenai gaya berpacaran remaja saat ini yang dinilai cenderung mengarah pada perilaku negatif dan berisiko. Peserta mengungkapkan adanya remaja yang masih berusia sekitar 13 tahun yang sudah melakukan hubungan seksual. Hal ini menjadi perhatian penting dalam pelatihan karena menunjukkan perlunya penguatan edukasi kesehatan reproduksi, relasi yang sehat, perlindungan diri, pencegahan kekerasan dan eksploitasi seksual, serta akses terhadap layanan pendampingan yang aman dan ramah remaja.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang siswi perwakilan sekolah SMKN-5 Kepahiang, SMPN-1  Kepahiang, SMPN-1 bermani Ilir, SMPN-2 Kepahiang dan SMPN-2 Tebat Karai. Dan kegiatan ini difasilitasi oleh Direktur Eksekutif Cahaya Perempuan Bengkulu, Koordinator Program, dan Staf Lapangan Cahaya Perempuan Bengkulu. Untuk memperkaya proses pembelajaran, pelatihan juga menghadirkan Psikolog dari DP2KBP3A Kabupaten Kepahiang serta Advokat Cahaya Perempuan Bengkulu. Kehadiran para fasilitator dan narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengetahuan dan perspektif dari berbagai bidang, khususnya terkait dukungan psikologis, perlindungan anak, serta akses pendampingan hukum.

✨ Karena mencegah perkawinan anak dan kekerasan bukan hanya tugas orang dewasa. Remaja juga punya peran untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung masa depan teman-temannya.

Mari bersama membangun generasi muda yang peduli, berdaya, berani bersuara, dan saling melindungi.

whatsapp image 2026 09 02 at 12.28.44 (1)whatsapp image 2026 09 02 at 12.28.44 (1)

whatsapp image 2026 09 02 at 12.28.44
Share
Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *